Purworejo, 03 Februari 2026- Dalam rangka memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Purworejo melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelayanan serta Asesmen Kesiapan Rumah Sakit Mampu Pelayanan Obstetri Neonatal Komprehensif (PONEK) di RS Palang Biru Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) melalui penguatan layanan kegawatdaruratan maternal dan neonatal yang terintegrasi, berstandar, dan berkesinambungan. Pelayanan PONEK memiliki peran krusial dalam sistem rujukan kesehatan, khususnya dalam penanganan komplikasi kehamilan, persalinan, nifas, serta kegawatdaruratan bayi baru lahir yang membutuhkan pelayanan cepat, tepat, dan komprehensif selama 24 jam. Oleh karena itu, kesiapan rumah sakit dalam menyelenggarakan layanan PONEK perlu dilakukan penilaian secara berkala.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, tim dari Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Purworejo melakukan asesmen menyeluruh terhadap berbagai aspek pendukung layanan PONEK di RS Palang Biru. Asesmen meliputi kesiapan sumber daya manusia, ketersediaan tenaga kesehatan terlatih PONEK, kelengkapan sarana dan prasarana, kesiapan peralatan medis, implementasi standar operasional prosedur (SOP), serta sistem manajemen pelayanan dan koordinasi rujukan maternal dan neonatal. Selain itu, evaluasi juga difokuskan pada kesiapsiagaan layanan kegawatdaruratan obstetri dan neonatal selama 24 jam, termasuk alur pelayanan pasien, respon waktu penanganan kasus, serta integrasi pelayanan dengan fasilitas kesehatan tingkat pertama dan jejaring rujukan di Kabupaten Purworejo.
Hasil monitoring dan evaluasi ini diharapkan menjadi dasar perumusan rekomendasi perbaikan dan penguatan layanan, sehingga RS Palang Biru dapat menjalankan fungsi sebagai rumah sakit mampu PONEK secara optimal dan sesuai dengan standar pelayanan yang ditetapkan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Komisi IV DPRD Kabupaten Purworejo, sebagai bentuk dukungan, pengawasan, dan komitmen bersama dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan kesehatan ibu dan anak. Kehadiran DPRD menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung kebijakan pembangunan kesehatan daerah yang berorientasi pada keselamatan ibu dan bayi.
Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Purworejo menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan, monitoring, dan evaluasi terhadap fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya rumah sakit penyelenggara PONEK, guna memastikan layanan kesehatan yang aman, bermutu, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui penguatan layanan PONEK ini, diharapkan sistem rujukan maternal dan neonatal di Kabupaten Purworejo semakin solid, sehingga mampu berkontribusi nyata dalam penurunan AKI dan AKB serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.(MI)