Tanggal : 26-02-2026
Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Purworejo menyelenggarakan kegiatan Desk Data Pra Assessment Eliminasi Malaria Tahun 2026 pada tanggal 24–25 Februari 2026 di Aula 2A Dinkesda Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan Pra Assessment Eliminasi Malaria oleh Tim Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah bersama Balkesmas. Pertemuan diikuti oleh penanggung jawab program malaria dari Puskesmas dan rumah sakit se-Kabupaten Purworejo. Peserta diminta membawa laptop, formulir Penyelidikan Epidemiologi (PE) malaria pada wilayah yang terdapat kasus, serta register laboratorium sebagai bahan verifikasi data.
Kegiatan desk data difokuskan pada proses validasi dan pemutakhiran dokumen serta data dukung eliminasi malaria sesuai komponen instrumen penilaian. Tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Balkesmas melakukan pendampingan teknis melalui kegiatan crosscheck kelengkapan dokumen, kesesuaian pencatatan program malaria, serta konsistensi antara laporan dengan bukti fisik yang tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan. Dokumen yang diverifikasi meliputi antara lain data kasus malaria, formulir penyelidikan epidemiologi, pencatatan pemeriksaan laboratorium malaria, serta dokumen kegiatan surveilans malaria di fasilitas pelayanan kesehatan. Validasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh data dukung telah tersusun sesuai dengan standar penilaian eliminasi malaria.
Dalam kegiatan tersebut disampaikan bahwa seluruh data dukung yang dilampirkan dalam instrumen penilaian harus dapat dibuktikan secara langsung pada saat pelaksanaan assessment eliminasi malaria di lokasi, baik di Puskesmas maupun rumah sakit. Ketersediaan dokumen yang lengkap dan sesuai menjadi salah satu indikator penting dalam proses penilaian eliminasi malaria. Melalui kegiatan desk data pra assessment ini diharapkan seluruh Puskesmas dan rumah sakit dapat meningkatkan kesiapan dokumen dan kualitas pencatatan program malaria, sehingga pelaksanaan assessment eliminasi malaria Kabupaten Purworejo Tahun 2026 dapat berjalan optimal.(MI)